Darinya, aku belajar menahan rasa. Membiarkan semua mengalir apa adanya. Menjalankan tanpa berharap lebih dari apa yang sudah diberi. Darinya, aku belajar berjuang. Mencoba menjadi satu dari banyaknya yang bersinar terang. Aku jatuh cinta padanya. Padanya yang tanpa ia sadari telah menjadi setitik cahaya untuk seseorang. Padanya yang selalu menyalahkan diri. Padanya yang takut dengan kegagalan menggapai mimpi. Padanya aku ingin berbagi. Diam dulu. Nikmati hening yang dicipta untuk jiwa yang sepi. Biar angin menerbangkan gelisah dalam diri. Bicaralah. Curahkan semua pada-Nya. Pada satu-satunya tempat yang mendengar tanpa harus bersuara. Pada si Maha Pengasih yang menuntun pertemuan. Pada-Nya yang menyatukan tiap harap yang terbang ke langit. Semoga harapku dan harapmu menjadi bagian dari yang Ia satukan.
Poem and story enthusiast. An amateur author. Trying to productive.