Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2019

Makna dari Lapangan

Kita pernah melucuti perjalanan yang memaksa kita bertahan di keasingan. Pernah memaki amanah yang tidak kita inginkan. Pernah memikul tanggung jawab yang dibebankan sepihak tanpa persetujuan, tanpa bisa menolak, tanpa bisa memilih mana yang ingin dijalankan. Kita pernah terseok-seok dalam keterpurukan menuntaskan hasrat orang banyak. Ketika semua terasa membebani dengan tekanan di sana sini. Ketika kita hidup untuk membalas budi. Ketika semua yang didapat harus kembali. Syukurku karena kalian tidak meninggalkanku sendiri. Permulaanku diuji dengan kata yang tak pantas padahal aku mementingkan regenerasi. Bukan inginku berada di sini tapi inginku mendapatkan pengganti yang sepenuhnya mencintai tempat ini. Orang-orang yang dari mereka aku percaya meninggalkan semuanya. Orang-orang yang dari mereka aku yakin semua akan baik-baik saja. Tongkat estafet kebaikan ini bukan untuk diberikan kepada mereka yang hanya mampu, tapi harus kepada mereka yang tepat. Mampu t...