Langsung ke konten utama

Mawar Merah

Aku pernah mendengar seseorang berkata, "laki-laki akan menyimpan cinta pertamanya di hatinya dan perempuan akan menyimpan cinta pertamanya di pikirannya". Jadi, betulkah?

Aku punya kenangan buruk dengan mawar merah. Sejak saat itu, mawar merah terasa menyakitkan untukku. Tapi entah mengapa ketika ada yang memberikan mawar merah padaku aku tetap mengambilnya. Meski itu menyakitkan. Meski itu membuka luka lama. Meski itu mengingatkanku lagi padamu. Pada cinta pertama yang tidak pernah ku dapatkan. Kadang, aku berpikir kenapa aku semenyedihkan ini.

Kenapa aku masih mengingat jelas pertemuan pertama kita di sekolah? Kenapa aku masih mengingat jelas pertemuan terakhir kita di sekolah? Kenapa aku masih mengingat jelas hari-hari ketika kita bertemu? Sengaja atau tidak. Aku selalu bisa mengenali itu kamu. Meski dari jauh. Meski hanya wajah samping atau punggungmu. Aku masih bisa mengenalinya. Kenapa cinta setidak adil ini?

Berat terus menyukaimu hingga aku melepasmu. Kau tahu, kau orang terlama sejauh ini. Tidak tahu nanti. Ku harap tidak lagi dan ada yang mengganti. Padahal aku sudah lama sekali melupakanmu. Sudah lama sekali juga kita bertemu. Kenapa kamu datang lagi ke alam bawah sadarku? Kebetulan macam apa ini? Kenapa semesta jahat sekali?

Aku baru tau satu hal, ketika aku memimpikanmu itu berarti kamu telah bersama yang baru. Jadi, ini kali keberapa?