Kalau
Nanti aku sudah bisa lagi merasa
Ku harap kamu yang pertama
Menyapa dengan senyum tulus yang membuat bahagia
Membuat hatiku menghangat hingga menjalar ke perut dan menerbangkan kupu-kupu di sana
Kalau
Nanti aku sudah bisa lagi merasa
Ku harap kita bersama
Tapi apa iya?
Apa rasa ini akan berbalas jika waktunya sudah tiba?
Kalau
Nanti aku sudah bisa merasa
Apa semua masih akan sama?
Atau orangnya sudah berbeda?
Aku takut
Kalau nanti aku sudah bisa merasa
Aku kembali terjebak pada cinta searah
Kemudian selalu merasa salah
Apa aku adalah musibah?