Langsung ke konten utama

Bermain dengan Gunting

Satu-satunya benda tajam yang aku rasa cukup aman adalah gunting. Ketika aku tidak kuat dan tidak bisa lagi menahan emosi, akan ku ambil dia. Jangan salah sangka dulu, aku tidak seperti itu. Aku terlalu takut melihat darah hingga ku putuskan untuk mengarahkannya pada rambutku. Memotong dengan rusuh hingga potongan rambutnya berhamburan kemana-mana. Mereka mengotori tanganku, kakiku, wajahku, leherku, bajuku, celanaku, lantai kamarku, dan kasurku. Tapi aku malah merasa seperti semua yang menghantam kepala dan hatiku lenyap.

Aku senang bermain dengan gunting di tangan yang memangkas rambutku. Sekarang kepalaku terasa lebih ringan dan dingin.