Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2021

Hari Terakhir

Mengapa memekarkan bunga jika ia akan kau tinggal? Malam tidak lagi berwarna. Kita kembali menjadi sepasang orang asing seperti semula. Kisah kita menggantung di udara.

Semilir Rasa

Ada yang muncul setelah lama menghilang. Kukira satu tempat itu sudah lama tandus dan tidak akan lagi tumbuh benih apapun. Aku sudah lama membunuh semua yang mungkin tumbuh. Aku sudah lama menutup rapat setiap celah agar tidak ada yang masuk. Aku takut. Terlampau takut untuk sekadar berharap. Terlampau takut untuk sekadar memiliki cita-cita bahagia. Aku takut semua hanya pengulangan dan luka-luka itu hanya terobek semakin lebar. Tapi aku juga ingin kembali merasakan jantung yang berdegup kencang ketika melihatmu. Aku ingin kembali merasakan hangat genggaman tanganmu. Aku ingin kembali merasakan waktu-waktu singkat yang telah kita lalui dulu. Ketika mentari sampai di ujung hari. Ketika gelap menyelimuti. Hadirmu menjadi penerang di jalan sepi yang kususuri.  Aku akan menulis kisah kita berkali-kali. Meski di kepalaku terjadi perang yang seru sekali. Aku tidak berharap kamu membaca ini. Juga tak berharap siapapun membaca kisah yang kutulis hanya untuk diriku sendiri. Tak apa. Mereka ...

Cerita dari Timur

Ada yang mekar di Timur ketika bara api hampir padam di Barat. Anginnya menghidupkan kembali titik-titik api di arang yang sudah dingin. Sekejap, ia membawa segala yang rasanya mustahil. Membangkitkan kembali jiwa yang sudah mati suri setahun terakhir. Datang ketika terbit dan pulang ketika terbenam. Pinta-pinta yang pernah mengudara tidak lagi hanya terbang di awang-awang. Ketukan-ketukan yang selama ini hanya menggaung tanpa jawaban mendadak menemukan pintunya. Bukan pintu emas yang terlihat menggiurkan, pun bukan pintu perak seperti yang terlihat mudah dibuka orang-orang. Pintu ini berwarna putih bersih. Di dalamnya cahaya warna warni memenuhi segala sisi. Tempat senyum sapa bersambut dan tawa riang bersatu padu. Tempat aku menemukan degup jantung yang baru. Di Timur Indonesia, musim kembali bersemi.