Tinta belum mengering
Kertas masih tersusun rapi
Kepala mu tidak pernah hening
Jadi kau tak tahu bagaimana kosong itu akan terisi
Mungkin kau hanya lupa
atau terlampau sibuk menulis tentang orang-orang
juga kisah-kisah yang menoreh luka
serta sesekali tentang cinta yang tak kau sangka terbit setelah petang
Untuk sebuah aku
yang merasa hari-hari begitu hambar
ruang di dada begitu hampa
kapan bunga mekar?
Tak bosan menanti musim semi tiba
Kapan lagi kau akan bercerita?
Bukan tentang segala yang kau lihat atau rasa
Tapi tentang mu yang merajut asa
Api yang masih menyala
Degup yang masih berdetak
Langkah yang mantap
Mari kembali menggores pena
Kata-kata mengudara
bersama cita yang membara
Harap yang merekah indah
Lalu kau berwarna merah
Kembali pada hakikat mu sebagai manusia
Seorang yang gemar bermain aksara