Kepada sebuah nama yang sudah lama tidak terdengar. Sebuah nama yang sudah lama tidak bertukar sapa. Sebuah nama yang sudah lama tidak bersua. Sebuah nama yang selalu tersebut dalam doa. Dalam kata, senyummu yang kedua terpatri jelas. Meski dalam nyata, kita selalu terlibat pertikaian yang membuatku gemas. Tunggu, apa iya? Sepertinya iya, sekali di ruangan yang sangat kusukai. Pikirku kembali dengan apa yang dicandakan orang-orang dulu, meski kini kita tak tahu. Bukan kita. Lebih tepatnya aku. Sebuah nama yang membuatku bahagia tapi juga tak tenang di waktu bersamaan. Sebuah nama yang pada akhirnya kupasrahkan kepada Sang Pembolak balik hati. Sebuah nama yang tidak kusangka akhirnya menyapa. Obrolan-obrolan tak terduga keluar secara alamiah. Tanpa settingan dan usaha keras mau membahas apa. Aku lega. Entah karena akhirnya kita berkabar atau karena apa yang kutunggu tiba-tiba datang. Kamu memang selalu mengejutkan.
Poem and story enthusiast. An amateur author. Trying to productive.