Dalam menjalani hidup yang seringnya tidak adil ini, aku selalu meyakini bahwa dimanapun kebaikan akan berbalas. Jadi aku berusaha bersikap baik pada semua orang, memberi mereka kesempatan berkali-kali, dan percaya bahwa aku juga akan dikelilingi kebaikan lainnya. Namun, ternyata aku terlalu naif dengan semua. Tak jarang, hal-hal baik yang kulakukan dimanfaatkan dan diputarbalikan. Tanpa sadar, aku sering berakhir menjadi badut yang ditertawakan. Bukan karena aku bodoh, tapi karena aku terlalu baik. Begitu kata teman-temanku yang sudah ribuan kali kudengar. Beberapa kenyataan lainnya yang kutemui adalah pandangan orang-orang yang mewajarkan kecurangan-kecurangan yang diarahkan padaku hanya karena aku baik. Aku baik, jadi tak apa untuk meminta bantuan terus menerus, toh aku tidak akan menolak dan akan berusaha membantu semaksimal mungkin. Aku baik, jadi aku gampang dikendalikan. Aku baik, jadi aku bisa dimanfaatkan sampai kebutuhan mereka terpenuhi. Aku baik, jadi wajar kalau orang-ora...
Poem and story enthusiast. An amateur author. Trying to productive.